| Bensin merupakan bahan bakar transportasi yang memegang peranan penting. Bensin mengandung lebih dari 500 jenis hidrokarbon yang memiliki rantai C5 - C 10. Kadarnya bervariasi tergantung komposisi minyak mentah dan kualitas yang diinginkan. Bensin dapat dibuat dengan beberapa cara antara lain yaitu: - Penyulingan langsung dari mnyak bumi, dimana kualitasnya tergantung pada susunan kimia dari bahan-bahan dasar.
- Merekah (cracking) dari hasil-hasil minyak berat, misal dari minyak gas dan residu.
- Merekah (retorming) bensin berat dari kualitas yang kurang baik.
- Sintesis dari zat-zat berkarbon rendah.
Sifat yang diperhatikan untuk menentukan baik tidaknya bensin adalah sebagai berikut: - Keadaan terbang (titik embun)
Gangguan oleh gelembung-gelembung gas dalam karburator dari sebuah motor disebabkan oleh adanya kadar yang terlalu tinggi dari fraksi-fraksi yang sangat ringan dari bensin. - Kecenderungan mengetok (knocking)
Ketika rasio tekanan dari motor relatif tinggi. Pembakaran menyebabkan letusan (peledakan). Hidrokarbon rantai bercabang dan aromatik sangat mengurangi kecenderungan dari bahan bakar yang menyebabkan knocking misal dengan: 2,2,2-tri metil pentane (Iso Oktan) adalah anti knock fuels. Mesin automobile modern memerlukan bilangan oktan 90 dan 100. - Titik Beku
Jika dalam bensin terdapat prosentasi yang tinggi dari aromatik-aromatik tertentu maka pada waktu pendinginan, aromatik itu akan mengkristal dan mengakibatkan tertutupnya alat penyemprotan dalam karburator. - Kadar Belerang tinggi
Menyebabkan korosi, mempengaruhi bilangan oktan, merusak dinding silinder-silinder.
Jenis Bensin Ada 3 jenis bensin produksi Pertamina, yakni Premium, Pertamax, dan Pertamax Plus. Mesin mobil maupun motor memerlukan jenis bensin yang sesuai dengan desain mesin itu sendiri agar dapat bekerja dengan baik dan menghasilkan kinerja yang optimal. Jenis bensin tersebut biasanya diwakili dengan angka/nilai oktan (RON), misalnya Premium ber-oktan 88, Pertamax ber-oktan 92 dan seterusnya. Beberapa keunggulan dari Pertamax dan Pertamax Plus dibanding Premium: - Mempunyai bilangan oktan yang tinggi kecepatan tinggi.
Mesin yang membutuhkan bensin dengan bilangan oktan yang tinggi dimaksudkan agar tenaga mesin menjadi lebih besar dan kendaraan dapat melaju dengan cepat. - Meningkatkan kinerja mesin agar mesin makin bertenaga.
Pertamax dan Pertamax plus memilik stabilitas oksidasi yang tinggi dan juga mengandung aditif generasi terakhir. Pembakaran bensin menjadi semakin sempurna sehingga kenerja mesin bertambah baik. - Bersifat ramah lingkungan.
Pertamax dan Pertamax plus tidak mengandng Pb yang bersifat racun. Pembakaran yang semakin sempurna juga dapat mengurangi kadar emisi gas polutan seperti CO dan NOx. - Lebih ekonomis dari segi harga bahan bakar dan biaya perawatan.
Pertamax dan Pertamax plus sudah mengandung aditif sehingga praktis dan tepat takarannya. Aditif juga dapat melindungi mesin sehingga dapat menekan biaya perawatan.
Bensin berfungsi sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Oleh karena bensin hanya terbakar dalam fase uap, maka bensin harus diuapkan dalam karburator sebelum dibakar dalam silinder mesin kendaraan. Energi yang dihasilkan dari proses pembakaran bensin diubah menjadi gerak melalui tahapan berikut: - Gerakan pengambilan udara (Air-intake stroke)
Sewaktu piston turun, campuran uap bensin dan udara ditarik masuk ke dalam silinder melalui katup - Gerakan kompresi (Compression stroke)
Kedua katup tertutup dan piston kembali naik, sehingga menekan campuran uap bensin dan udara. - Gerakan daya (Power stroke)
Percikan listrik dilewatkan untuk membakar campuran uap bensin dan udara sebelum piston mencapai bagian atas silinder. Pembakaran menghasilkan lebih banyak mol produk reaksi dan juga panas yang besar. Akibatnya tekanan gas meningkat dan piston terdorong ke bawah. Gerakan piston ini memutar proses engkol untuk menggerakkan kendaraan. - Gerakan pelepasan gas (Exhaust stroke)
Katup gas buang terbuka dan produk pembakaran keluar dari silinder.
Beberapa aditif dalam bensin | Jenis aditif | Keterangan | | Antiketukan | Untuk memperlambat pembakaran bahan TEL (tetra etil lead), sekarang diganti dengan etanol. | | Antioksidan | Untuk menghambat pembentukan kerak yang dapat menyumbat saringan dan saluran bensin. | | Pewarna | Untuk membedakan berbagai jenis bensin. | | Antikorosi | Untuk mencegah korosi pada logam yang bersentuhan dengan bensin, contohnya asam karboksilat. | | Detergen karburator | Untuk mencegah/ membersihkan kerak dalam karburator. Detergen karburator mengandung berbagai senyawa seperti amina dan amida | | Antikerak PFI (Port fuel injection) | Untuk membersihkan kerak pada system PFI kendaraan. Contohnya adalah dispersan polimer yang mengandung amina dan polieter amina |
|